TREAT Sulawesi 2026 Navigating Precision Treatment in NSCLC Angkatan 1
FREE EVENT
TREAT Sulawesi 2026 Navigating Precision Treatment in NSCLC Angkatan 1
Deskripsi Pelatihan
Kanker paru umumnya tidak menunjukkan gejala hingga mencapai stadium lanjut. Seringkali, gejala kanker paru disalahartikan sebagai infeksi atau efek dari kebiasaan merokok, yang pada akhirnya menyebabkan keterlambatan diagnosis. Oleh karena itu, sebagian besar kasus kanker paru baru terdeteksi pada stadium III atau IV, sehingga menyulitkan tenaga medis untuk melakukan tindakan kuratif melalui pembedahan (Fontania et al., 1984).
Pendekatan tim multidisiplin (Multidisciplinary Team/MDT) telah terbukti meningkatkan kepatuhan terhadap pedoman nasional maupun internasional serta mempercepat waktu dari diagnosis ke pengobatan. Melalui pendekatan MDT, rencana pengobatan dapat dioptimalkan, yang berdampak pada waktu konsultasi pasien yang lebih singkat dan efisiensi yang lebih baik dalam proses diagnosis dan terapi. Pendekatan MDT juga mengeliminasi kebutuhan pasien untuk berpindah-pindah antar departemen dan memastikan pengambilan keputusan terapi dilakukan secara cepat. Perlu dicatat bahwa meskipun terdapat aturan umum dalam penyelenggaraan MDT untuk kanker paru, implementasinya dapat bervariasi antar negara maupun fasilitas kesehatan. Yang paling penting, penatalaksanaan melalui MDT—dengan penyampaian perawatan berbasis bukti yang tepat waktu—telah terbukti meningkatkan angka keselamatan hidup (overall survival/OS) dan kualitas hidup (quality of life/QoL) pasien, terutama pada kanker paru stadium III dan IV (Kowalczyk et al., 2020).
TREAT Sulawesi merupakan forum diskusi ilmiah yang menghadirkan para ahli lintas bidang sebagai narasumber untuk membahas topik spesifik terkait pendekatan diagnosis dan terapi kanker paru. Sehubungan dengan hal tersebut Cendekia Training Center bekerjasama dengan PDPI Cabang Makassar mengadakan Seminar dengan mengusung tema: “Navigating Precision Treatment in NSCLC”.
Tujuan & Sasaran
Meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan dalam perjalanan pasien kanker paru, mulai dari skrining, diagnosis, hingga terapi pada pasien kanker paru.
Kompetensi yang Didapatkan
1. Memahami secara komprehensif perjalanan klinis pasien kanker paru, mulai dari skrining, proses diagnostik, pemeriksaan molekuler, hingga penentuan terapi yang optimal sesuai stadium penyakit dan karakteristik pasien.
2. Menginterpretasikan perkembangan bukti ilmiah dan pedoman praktik klinis terkini dalam tata laksana kanker paru.
3. Meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan klinis berbasis bukti dan praktik klinis nyata, termasuk penerapan standar terapi lini pertama melalui diskusi panel multidisiplin dan pembahasan kasus klinis.
Sasaran Peserta
Hasil Evaluasi & Ulasan
Data nyata dari peserta yang telah mengikuti pelatihan ini melalui sistem LMS Kemenkes.
Belum Ada Hasil Evaluasi
Data ulasan dan rating akan muncul secara otomatis setelah event selesai dan peserta mengisi feedback di portal LMS.