Events › Detail Event
BERBAYAR Classical Pelatihan

PERAWATAN KULIT DASAR (BASIC SKIN CARE) - PERTEMUAN ILMIAH NOMMENSEN MEDIKA NASIONAL (PINMAS) IV TAHUN 2026 Angkatan 1

07 Okt 2026
Fakultas Kedokteran Universitas HKB...
50 Kuota
3 JPL
PERAWATAN KULIT DASAR (BASIC SKIN CARE) - PERTEMUAN ILMIAH NOMMENSEN MEDIKA NASIONAL (PINMAS) IV TAHUN 2026 Angkatan 1 FREE EVENT
Pendaftaran Ditutup
Pengumuman Terbaru
Pelatihan
Classical
Kuota: 50
3 JPL

PERAWATAN KULIT DASAR (BASIC SKIN CARE) - PERTEMUAN ILMIAH NOMMENSEN MEDIKA NASIONAL (PINMAS) IV TAHUN 2026 Angkatan 1

  • Cakupan: -
  • Waktu: 7 October 2026 00:00 - 7 October 2026 23:59
Facebook X
Deskripsi Pelatihan

Pertemuan Ilmiah Nommensen Medika Nasional (PINMAS) merupakan kegiatan ilmiah yang diselenggarakan sebagai wadah peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi profesional tenaga medis melalui kegiatan ilmiah yang bersifat teoritis maupun praktis. Kegiatan ini terdiri atas simposium dan workshop dengan menghadirkan para ahli dari berbagai bidang keilmuan untuk berbagi pengetahuan, berdiskusi, membahas perkembangan ilmu kedokteran terkini, serta mengembangkan keterampilan yang dapat diaplikasikan dalam pelayanan kesehatan sehari-hari.

 

Salah satu bidang pelayanan kesehatan yang mengalami perkembangan pesat adalah Dermatologi, Venereologi, dan Estetika, terutama berkaitan dengan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan dan perawatan kulit. Kulit merupakan organ terluas tubuh yang berfungsi sebagai pertahanan utama terhadap berbagai faktor lingkungan, termasuk radiasi ultraviolet, polusi udara, perubahan iklim, mikroorganisme, bahan kimia, serta faktor fisik lainnya. Gangguan pada fungsi sawar kulit (skin barrier) dapat berkontribusi terhadap berbagai permasalahan dermatologis, seperti kulit kering, dermatitis, jerawat, hiperpigmentasi, sensitivitas kulit, hingga proses penuaan kulit.

 

Perawatan kulit dasar (basic skin care) merupakan salah satu komponen penting dalam menjaga kesehatan kulit serta mendukung pencegahan dan penatalaksanaan berbagai kondisi dermatologis. Pemilihan produk dan regimen perawatan kulit yang tepat perlu mempertimbangkan jenis kulit, kondisi sawar kulit, usia, paparan lingkungan, penyakit penyerta, aktivitas sehari-hari, serta penggunaan terapi dermatologis lainnya.

 

Dalam praktik pelayanan kesehatan, dokter umum sering menjadi tenaga medis pertama yang menghadapi pasien dengan berbagai keluhan kulit maupun pertanyaan terkait penggunaan produk perawatan kulit. Di sisi lain, Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika memiliki peran penting dalam melakukan penilaian yang lebih komprehensif, menentukan diagnosis, memilih terapi yang sesuai, serta memberikan rekomendasi perawatan kulit berdasarkan kondisi dermatologis pasien.

 

Perkembangan industri kosmetik dan produk skin care yang sangat cepat juga memberikan tantangan tersendiri bagi tenaga medis. Berbagai produk dengan kandungan bahan aktif seperti retinoid, alpha hydroxy acid (AHA), beta hydroxy acid (BHA), niacinamide, vitamin C, ceramide, hyaluronic acid, serta berbagai bahan aktif lainnya semakin mudah diperoleh masyarakat. Penggunaan produk yang tidak tepat, kombinasi bahan aktif yang berlebihan, maupun pemilihan produk yang tidak sesuai dengan kondisi kulit dapat menyebabkan iritasi, dermatitis kontak, gangguan sawar kulit, maupun memperburuk kondisi dermatologis yang telah ada.

 

Selain itu, perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) turut memengaruhi cara masyarakat memperoleh informasi mengenai kesehatan dan perawatan kulit. Informasi yang beredar melalui media sosial dan berbagai platform digital tidak seluruhnya berbasis bukti ilmiah, sehingga dokter perlu memiliki kemampuan untuk memberikan edukasi, melakukan klarifikasi terhadap informasi yang keliru, serta memberikan rekomendasi skin care yang aman, rasional, dan berbasis bukti.

PINMAS IV Tahun 2026 mengangkat tema “Planetary Health, Emerging Infectious Diseases, and Artificial Intelligence: Transforming Healthcare for a Sustainable Future” sebagai respons terhadap berbagai tantangan kesehatan masa kini melalui pendekatan kesehatan global, penguatan praktik klinis berbasis bukti, pengembangan penelitian, serta pemanfaatan teknologi kesehatan.

 

Sebagai bagian dari rangkaian PINMAS IV Tahun 2026, Workshop Perawatan Kulit Dasar (Basic Skin Care) diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dokter dalam melakukan penilaian dasar kondisi kulit, memahami fungsi sawar kulit, mengenali berbagai jenis dan permasalahan kulit, serta menentukan prinsip pemilihan produk perawatan kulit yang tepat.

 

Melalui kegiatan workshop yang bersifat interaktif dan berbasis praktik, peserta diharapkan mampu memahami prinsip dasar skin care, mulai dari pembersihan kulit (cleansing), penggunaan pelembap (moisturizing), perlindungan terhadap sinar ultraviolet (photoprotection), hingga pemilihan bahan aktif dalam produk perawatan kulit sesuai dengan kebutuhan pasien.

 

Workshop ini ditujukan bagi Dokter Umum serta Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika, sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi klinis dan edukasi pasien dalam penggunaan perawatan kulit yang aman, efektif, rasional, serta berbasis bukti ilmiah.

Tujuan & Sasaran

Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Dokter Umum serta Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika mengenai prinsip dasar perawatan kulit (basic skin care) yang aman, rasional, efektif, dan berbasis bukti, sehingga dapat diterapkan dalam edukasi, pencegahan, serta mendukung penatalaksanaan berbagai kondisi kulit dalam praktik pelayanan kesehatan.

Kompetensi yang Didapatkan
    1. Memahami struktur dan fungsi dasar kulit, terutama fungsi sawar kulit (skin barrier) serta faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat memengaruhi kesehatan kulit.
    2. Mengidentifikasi karakteristik dan jenis kulit, termasuk kulit normal, kering, berminyak, kombinasi, sensitif, serta kondisi kulit yang memerlukan perhatian khusus.
    3. Memahami prinsip dasar perawatan kulit yang rasional, meliputi pembersihan kulit (cleansing), penggunaan pelembap (moisturizing), dan perlindungan terhadap sinar ultraviolet (photoprotection).
    4. Memahami prinsip pemilihan produk pembersih kulit berdasarkan jenis kulit, kondisi sawar kulit, serta permasalahan dermatologis yang dialami pasien.
    5. Memahami fungsi dan pemilihan pelembap berdasarkan kandungan humektan, emolien, dan oklusif serta menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kondisi kulit pasien.
    6. Memahami prinsip penggunaan tabir surya (sunscreen), termasuk konsep SPF, proteksi UVA dan UVB, jumlah penggunaan, teknik aplikasi, serta penggunaan ulang (reapplication).
    7. Mengenali bahan aktif yang umum digunakan dalam produk perawatan kulit, seperti retinoid, AHA, BHA, niacinamide, vitamin C, ceramide, dan hyaluronic acid, beserta indikasi, manfaat, dan potensi efek sampingnya.
    8. Mampu menyusun regimen perawatan kulit dasar yang disesuaikan dengan karakteristik kulit dan kebutuhan pasien, baik untuk perawatan pagi maupun malam hari.
    9. Mengenali kesalahan penggunaan produk skin care yang dapat menyebabkan iritasi, dermatitis kontak, gangguan sawar kulit, maupun memperburuk kondisi dermatologis.
    10. Meningkatkan kemampuan memberikan edukasi dan konseling kepada pasien mengenai pemilihan dan penggunaan produk perawatan kulit secara aman, sederhana, rasional, dan sesuai kebutuhan.
    11. Meningkatkan kemampuan Dokter Umum dalam mengenali batas kompetensi pelayanan, termasuk menentukan kondisi kulit yang dapat ditangani di pelayanan primer dan kondisi yang memerlukan konsultasi atau rujukan kepada Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika.
    12. Meningkatkan pemahaman peserta terhadap perkembangan informasi dan teknologi digital di bidang perawatan kulit, termasuk kemampuan menilai secara kritis informasi mengenai skin care yang beredar melalui media sosial, platform digital, maupun aplikasi berbasis kecerdasan buatan.
    13. Mendorong penerapan praktik perawatan kulit berbasis bukti (evidence-based skin care) dalam pelayanan kesehatan, dengan mempertimbangkan efektivitas, keamanan, karakteristik individual pasien, serta aspek profesionalisme medis.
    14. Mendorong kolaborasi antara Dokter Umum dan Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika dalam meningkatkan kualitas pelayanan, edukasi, serta rujukan pasien dengan permasalahan kulit.
Judul Materi & Silabus
NA
Pre Test
Oleh: Narasumber
- - -
JS
Perawatan Kulit Dasar (Basic Skin Care)
Oleh: JOICE SONYA GANI PANJAITAN
17:00 - 16:59
JS
Hands-On: Assessment dan Penyusunan Regimen Basic Skin Care
Oleh: JOICE SONYA GANI PANJAITAN
17:00 - 16:59
NA
Final Quiz PERAWATAN KULIT DASAR (BASIC SKIN CARE) - PERTEMUAN ILMIAH NOMMENSEN MEDIKA NASIONAL (PINMAS) IV TAHUN 2026 Angkatan 1
Oleh: Narasumber
- - -
JS

JOICE SONYA GANI PANJAITAN

Expert Instructor

Narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya.

Lihat Profil Lengkap
Sasaran Peserta
Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika
Dokter
Testimonials

Hasil Evaluasi & Ulasan

Data nyata dari peserta yang telah mengikuti pelatihan ini melalui sistem LMS Kemenkes.

Belum Ada Hasil Evaluasi

Data ulasan dan rating akan muncul secara otomatis setelah event selesai dan peserta mengisi feedback di portal LMS.

PERAWATAN KULIT DASAR (BASIC SKIN CARE) - PERTEMUAN ILMIAH NOMMENSEN MEDIKA NASIONAL (PINMAS) IV TAHUN 2026 Angkatan 1
BERBAYAR Classical
PERAWATAN KULIT DASAR (BASIC SKIN CARE) - PERTEMUAN ILMIAH NOMMENSEN MEDIKA NASIONAL (PINMAS) IV TAHUN 2026 Angkatan 1
07 Oktober 2026 – 07 Oktober 2026 Fakultas Kedokteran Unive... 50 Slot
Daftar Sekarang